Monday, July 4

Notifikasi Kentut Stroberi Gila

Seperti Brown yang dicium Conny saat James membanting gelas,
Seperti event credite gratis di LINE

Kamu bagaikan suara kentut yang tiba-tiba datang dan meninggalkan ampas,

"Mana kentutku?" tanyanya
"Ampasmu bau" celetuknya

Bau kentutmu hilang ditelan bau hujan, 
Suara "tut"-nya pun ditiban suara azan, 
Bisa kah kita kentut sekali lagi?

Di ruang gelap itu, di mana kentut kita menjadi satu. Aku merindukannya, sangat merindukannya,

Namun sayang sekali, kentut itu hanyalah kentut biasa, tidak seperti kentut sebelum-sebelumnya,
yang selalu meninggalkan aroma stroberi hangat yang menyelemuti semua orang di seluruh ruangan ini

Di mana kentut-kentut ku yang seperti sebelum-sebelumnya?
Di mana kalian oh, para pengentut menyimpannya?

"Penguntit mengambilnya!" teriak Brown. 

Kepada rumput yang sedang berdansa, Conny mengadu. 
Polisi sudah mencari-carinya hingga ke ujung Bekasi, 
tak satu pun ditemukan penguntit yang menggunakan suara kentut sebagai tone notifikasi.

"Ternyata hanya sebuah notifikasi," James meletakkan gelasnya kembali.

lagi, dilihatnya Brown yang dicium Conny. Kali ini banyak polisi, para pengentut tidak pernah menjadi seorang penguntit. James hanya terbakar api cemburu dan tenggelam dalam khayalan fana. Semua tidak nyata.

Namun tiba-tiba semua hal tidak menjadi khayalan dan fana, kejadian ini benar-benar terjadi,
Suara kentut dan aroma hangat yang menyelimuti para polisi, semakin memeluk erat

"KENTUT INI BEREVOLUSI, TOLONG!!!" Kata salah satu pemilik Pokemon yang badannya diselimuti oleh kentut.

Tak satu pun ada yang menolongnya,
Tak satu pun ada yang membantunya, hingga sekaliber Pokemon pun takut dibuatnya.

Oh, kentut gila. Berhentilah 
Oh, kentut ia. 
Akuilah!

Akuilah semua keampasanmu!
Akuilah semua kebusukanmu!
Akuilah semua
penguntitmu!

Bekerja dengan siapa saja dalam merusak aroma stroberi itu?

---

Puisi ini dibuat secara berantai pada Senin dini hari menjelang sahur oleh gue (28), Fahni (16), Fadel (18), dan Nabyl (17) pada sebuah group chat LINE setelah membaca blognya Mario (15) dan disimak oleh Andara (16) di sela-sela permainan DOTA2nya. 

1 comment:

Mario Hartanto said...

WANJAY NYESEL TIDUR DULUAN KAK WKAKAKAA

Post a Comment